oleh

Pakai Pondasi Lama, LSM PERAK Pertanyakan Kualitas Proyek Jembatan Desa Bonto Lanra Takalar 

-DESA-17 views

TAKALAR, coronginformasi.com — Program pemerintah yang sejatinya dikuncurkan pemerintah pusat untuk infrastruktur pembangunan di daerah pedesaan, ternyata masih ada oknum yang diduga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya diri.

Berdasarkan penulusuran LSM PERAK, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Bonto Lanra diduga memanfaatkan dana desa untuk memperkaya diri sendiri.

Dalam investigasinya, LSM PERAK menemukan pekerjaan jembatan yang ada di Kaballokang Desa Bonto Lanra Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar diduga bermasalah.

“Pondasi yang sudah bertahun-tahun langsung dipasangi atau ditumpuk di atasnya untuk lanjutan pembangunan. Padahal bangunan tersebut sudah dianggarkan secara keseluruhan,” ungkap Abd. Rahman selaku Koordinator Wilayah Takalar LSM PERAK, Rabu (9/10/19).

Rahman mengatakan, pekerjaan jembatan ini diduga kuat tidak akan bertahan lama karena memakai pondasi lama.

“Ini jelas melanggar juknis dan tidak sesuai RAB dan efeknya tentu keselamatan orang banyak dipertaruhkan. Serta asas manfaatnya nantinya, kualitasnya apalagi,” jelas Rahman.

Rahman juga mengakui, jika Sang Kades sangat sukar ditemui untuk dimintai klarifikasinya terkait proyek pekerjaan jembatan tersebut.

“Kami sudah beberapa kali mengunjungi Plt Bonto Lanra, tapi sampai sekarang kami belum sempat bertemu,” ucapnya.

Pihaknya akan segera berkoordinasi internal dan membawa hasil temuannya ke aparat penegak hukum (APH) untuk dilaporkan secara resmi.

“Kami kumpulkan Baket dan data dulu, intinya kami sudah sepakat untuk melaporkan secara resmi ke Kejaksaan atau Kepolisian sebagai upaya kami dalam membantu menyelamatkan uang negara,” pungkasnya.

(*)

Gratis Berlangganan Berita Via WhatsApp

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA BERITA LAINNYA :